Terungkap! Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?

Berbeda dengan manusia, ayam jantan lebih teratur untuk berkokok dan bangun pada waktu tertentu menjelang pagi datang. Ayam jantan bahkan tidak pernah terlambat untuk berkokok di pagi hari. Apa yang menyebabkan ayam berkokok secara teratur seperti itu?

Para ahli menyatakan bahwa ayam mempunyai “jam alarm internal”, yang akan memberitahukan kapan saatnya ia berkokok dengan pokercc. Jam alarm yang ada pada ayam jago tersebut akan membantu ayam mengantisipasi matahari terbit.

Saat matahari terbit adalah saatnya ayam mencari makanan dan mempertahankan wilayahnya dari gangguan ayam lain. Kegiatan ini menjadi siklus harian yang disebut dengan circadian rhythms atau ritme sirkadian. Inilah yang terjadi juga dengan hewan-hewan lain yang memiliki siklus harian seperti burung yang bernyanyi di pagi hari.

Meski ayam sudah memiliki siklus harian kapan akan berkokok, jika ada ayam tetangga berkokok lebih awal tetap akan memicu ayam S1289 jantan berkokok juga lebih awal. Ini adalah mekanisme untuk mempertahankan wilayahnya. Ini seperti sinyal kepada ayam jago lainnya yang menegaskan bahwa ini adalah wilayahnya dan tidak mengizinkan ayam jantan lain masuk.

Ritme sirkadian pada ayam jago ini sudah melekat dalam diri ayam dan tidak bergantung pada situasi eksternal. Para ilmuwan melakukan penelitian dengan menempatkan sekelompok ayam jantan di ruang kedap suara dan tak berjendela. Satu kelompok diamati dalam kondisi 12 jam siang hari dan 12 jam dalam cahaya redup. Sementara, kelompok kedua terkena cahaya redup yang konstan sepanjang waktu untuk mencari situs poker online indonesia.

Laporan dari penelitian ini menemukan bahwa ayam yang berada dalam kondisi cahaya 12 jam dan 12 jam siklus cahaya redup, mereka teramati berkokok sekitar 2 jam sebelum ada cahaya. Asumsinya, ini adalah waktu dini hari. Dan ternyata, mereka konsisten dengan pengamatan unggas yang ada di alam liar.

Biosecurity Pencegah Penyakit Ayam yang Ampuh

Penyakit flu burung selalu menjadi ancaman bagi ternak yang berjenis unggas. Sebab, tidak hanya kerugian ratusan juta, tetapi juga ketakutan penularan pada manusia. Meski tidak hanya untuk flu burung, mencegah penyakit ayam dengan pendekatan biosecurity sangat penting dilakukan.

penyakit ayam
Foto: Dok. Pertanianku
Biosecurity merupakan tindakan preventif mencegah penyakit ayam terjadi pada unggas-unggas peliharaan. Umumnya, biosecurity sudah banyak diterapkan pada peternakan skala besar lebih ketat lagi pada usaha pembibitan.

Pada peternakan ayam besar, penerapan biosecurity sangat ketat, yang sangat terkontrol kontak antara ayam dan dunia luar. Pertanyaannya adalah apakah biosecurity bisa diterapkan pada ternak ayam skala kecil seperti ternak ayam pelung? Jawabannya bisa.

Berikut beberapa tips pencegahan penyakit ayam dengan pendekatan biosecurity pada ayam pelung.

Jangan mencampur antara ayam baru dan ayam lama
Biasanya jika kita menambah koleksi ayam pelung baru, kita langsung menjadikannya dalam satu kandang, atau diletakkan dalam satu area yang berdekatan. Jika ayam baru sehat, tidak masalah. Namun, jika ternyata membawa penyakit, bisa menular ke ayam yang lain. Dengan pendekatan biosecurity, ayam baru perlu dikarantina terlebih dahulu sampai beberapa hari sehingga dipastikan sehat saat dicampur dengan ayam lain.

Menjaga kebersihan kandang secara teratur
Kotoran ayam berpotensi besar menjadi sarang penyakit. Karena itu, kotoran ayam dalam kandang harus selalu dibersihkan secara periodik. Waktunya tergantung situasi, bisa setiap hari atau beberapa hari sekali. Penting juga dilakukan penyemprotan kandang dengan desinfektan atau fungisida, tapi jangan sampai mengenai pakan atau ayam.

Mencegah masuknya hewan-hewan lain masuk ke kandang
Hewan-hewan seperti kucing, anjing, burung liar, tikus, dan hewan pengganggu lainnya berpotensi menjadi penyebar penyakit pada ayam. Hindarkan mereka masuk ke kandang.

Tempatkan makanan ayam pelung pada wadah yang tertutup
Baca Juga: Cara Paling Tepat Merawat DOC Ayam Broiler
Hewan-hewan seperti tikus suka memakan makanan ayam. Saat makan, tidak jarang mereka kencing atau buang kotoran pada makanan ayam. Makanan ayam yang tercemar ini bisa berakibat fatal bagi ayam.

5.. Tingkatkan pemberian makanan yang bergizi dan banyak vitamin

Ayam yang sehat dan mendapatkan asupan gizi yang cukup lebih tahan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, perlu diberikan suplemen makanan bergizi dalam jumlah cukup dan berimbang.

Beternak Ayam Kalkun Unggas Cantik Berdaging Lezat

Ayam kalkun adalah unggas yang memiliki beragam manfaat untuk dipelihara. Keindahan bentuk dan bulunya membuat ayam kalkun digunakan sebagai unggas hias atau ayam hias. Namun, postur ayam kalkun yang besar juga banyak dimanfaatkan sebagai ayam penghasil daging.

Ayam kalkun
Foto: Pixabay
Bisnis ayam kalkun telah banyak ditekuni orang, mengingat harga ayam ini cukup mahal. Nah, jika Anda tertarik beternak ayam kalkun, berikut ini akan diulas sedikit mengenai cara beternak ayam kalkun.

Pemilihan lokasi kandang ayam kalkun
Kandang ayam kalkun sebaiknya berada di area yang cukup terkena sinar matahari, terutama saat pagi hari. Arahkan posisi kandang ke arah timur agar sinar matahari pagi bisa masuk ke kandang.

Usahakan keadaan kandang selalu dalam keadaan kering. Caranya, dengan menggunakan kulit padi sebagai alas lantai dan bersihkan sesuai kebutuhan. Kandang harus mudah dibersihkan dari kotoran yang akan mendatangkan penyakit, lebih baik lagi lantai kandang diplester dengan semen.

Pemeliharaan kalkun anakan
Memelihara anakan kalkun merupakan fase awal beternak kalkun. Biasanya ini dilakukan pada saat ayam kalkun berusia 1 hari sampai dengan 2,5 bulan. Pada masa ini yang penting kandang ayam kalkun diberikan pemanas tambahan berupa lampu bohlam dengan suhu kandang berkisar 30—45 derajat Celcius.

Pemberian pakan adalah BR-1 full pada saat usia 1—20 hari. Pada usia lebih dari 20 hari, anak ayam kalkun bisa makan nasi campur dengan BR-1 atau dedak dengan pemberian campuran air panas dan diberi potongan sayuran/hijauan, kemudian diaduk bersama adonan tadi.

Memelihara kalkun lanjutan
Setelah melewati usia kira-kira 2,5 bulan, ayam kalkun secara fisik telah tumbuh besar, sudah terlihat perbedaan jenis kelaminnya. Pada usia ini perawatannya sudah berbeda dengan memelihara ayam kalkun anakan. Misalnya saja, sudah tidak perlu pemanasan tambahan karena bulu-bulu kalkun sudah banyak.

Pada usia ini kalkun memerlukan kandang yang lebih luas agar ayam kalkun lebih bebas bergerak. Lebih baik lagi jika ayam kalkun dipelihara secara bebas.

Memelihara kalkun dewasa
Saat ayam kalkun telah memasuki usia lebih dari 6 bulan, ukuran badan kalkun makin besar. Jenis kelamin kalkun terlihat jelas jantan dan betinanya. Pada masa ini secara seksual kalkun mulai dewasa dan siap untuk bereproduksi. Tidak jarang antarkalkun jantan akan berkelahi.

Karena itu, di masa tersebut pisahkan ayam kalkun yang berjenis kelamin jantan dengan pejantan lainya untuk menghindari perkelahian. Sementara, pada ayam kalkun betina jika terlihat merunduk, itu pertanda kalkun siap untuk kawin dan bertelur.

Ingin Aman? Lakukan Langkah Ini Ketika Memasak Daging Ayam

Pertanianku — Makanan yang dibuat dan diolah dari ayam pedaging menjadi penyebab dari berbagai penyakit dan kematian karena keracunan dibanding jenis makanan lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan beberapa hal ketika memasak daging ayam agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

memasak daging ayam
Foto: Pixabay
Dilansir dari Fox News, hal ini diperkuat data yang dikeluarkan oleh Centers for Disease Control (CDC) yang menyebut bahwa 12 persen dari kasus keracunan makanan di Amerika Serikat disebabkan oleh ayam. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan memerhatikan bahwa ayam benar-benar disiapkan dengan baik ketika dimasak.

Selalu bersihkan alat dapur
Menggunakan alat masak secara bersamaan ketika memasak ayam dan bahan lain dapat menyebabkan bakteri dan virus yang dikandungnya menyebar, terutama pada ayam yang dapat dimasak. Selalu pastikan untuk mencuci pisau, piring, atau benda lain setelah digunakan untuk menyiapkan ayam.

Lebih baik lagi jika menggunakan alat yang benar-benar berbeda agar tidak terjadi perpindahan bakteri dan virus ini. Namun, jika memang jumlah alat terbatas, pastikan untuk selalu mencucinya terlebih dahulu.

Jangan cuci ayam
Sebaiknya jangan cuci ayam terlebih dahulu sebelum dimasak karena itu tidak akan membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Cara terbaik untuk membunuh bakteri dalam ayam adalah memanaskannya dalam jangka waktu tertentu. Mencuci ayam terutama di wastafel sebelum dimasak dapat menyebarkan bakterinya sesuai arah percikan air. Bahkan, bakteri dapat menempel ke tangan dan baju orang yang sedang menyiapkan makanan.

Buang dan bungkus sampah hati-hati
Usai menyiapkan makanan tadi, pastikan untuk menyisihkan sampah dari ayam tadi. Selain itu, pastikan juga tidak ada yang tercecer, baik dalam bentuk potongan maupun cairan. Bungkus sampah tadi dan pastikan benar-benar tertutup dengan sempurna. Selanjutnya, cuci bersih berbagai alat makan yang sudah digunakan.

Pastikan kematangan daging
Baca Juga: 8 Herbal Ini Ampuh Meringankan Peradangan Sendi
Ayam tidak matang merupakan penyebab utama dari keracunan makanan. Jika daging ayam terlihat masih pink, itu tandanya belum matang. Cara lain untuk memastikannya adalah dengan menggunakan termometer. Tentu saja termometer yang digunakan adalah yang khusus untuk makanan.

Jika tidak habis, langsung masukkan kulkas
Jika daging ayam yang dimasak tadi tidak langsung habis dalam sekali makan, harus langsung disimpan. Setidaknya jika dua jam setelah dimasak, daging masih belum habis juga harus langsung disimpan.

Daging sisa ini juga tidak boleh disimpan secara sembarangan. Sebaiknya, masukkan daging ayam tadi ke kulkas dan jangan lupa untuk menutup terlebih dahulu daging tadi dengan plastik atau penutup lainnya.

Empat hal tadi setidaknya harus diperhatikan ketika memasak ayam agar virus dan bakteri yang mungkin ada di dalamnya tidak tersebar.

Manfaat Menakjubkan Bayam Merah untuk Kesehatan

Manfaat bayam hijau cukup dikenal karena sangat baik untuk kesehatan. Namun, banyak yang masih belum tahu kalau manfaat bayam merah juga tidak kalah menakjubkan dari bayam hijau.

manfaat bayam merah
Foto: Google Image
Dilansir dari laman Boldsky, bayam merah merupakan salah satu di antara beberapa varietas bayam. Bayam merah adalah sumber nutrisi yang baik dan bisa digunakan untuk tujuan pengobatan. Sayuran ini memiliki cairan merah di batangnya yang membuat batang dan daun terlihat merah.

Manfaat nutrisi bayam merah bukan hanya baik untuk kesehatan, melainkan juga untuk kulit dan rambut. Selain itu, bayam merah juga sangat bagus dikonsumsi bagi Anda yang sedang diet. Bayam merah hanya mengandung 51 kalori energi dan rendah lemak.

Selain itu, bayam merah mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh seperti karbohidrat, serat makanan, protein, sodium, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin C. Bayam merah yang kaya akan kalsium dan niasin bisa dimasukkan dalam menu diet harian Anda. Selain itu, bisa pula dijadikan sup yang berkhasiat untuk menambah kalsium. Berikut beberapa manfaat bayam merah bagi kesehatan.

Melancarkan pencernaan
Kandungan serat dalam bayam merah sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu mengatur gerakan usus dengan membersihkan usus besar. Bayam merah dapat meningkatkan proses pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus besar Anda. Selain itu, membantu menghilangkan konstipasi dan mencegah kanker usus besar, diabetes, dan kolesterol.

Mengobati kanker
Bayam merah mengandung asam amino, zat besi, fosfor, vitamin E, potasium, vitamin C, dan magnesium yang bekerja sama membasmi pertumbuhan sel kanker. Penelitian mengungkap anti-oksidan dalam sayuran inj juga menjadi faktor utama dalam mencegah timbulnya kanker. Mengonsumsi bayam merah secara teratur dapat membantu mencegah diri dari kanker.

Membantu menurunkan berat badan
Baca Juga: Kale, Sayuran Super yang Punya Manfaat Menakjubkan
Inilah alasan mengapa bayam bisa dijadikan menu diet. Kandungan protein dalam bayam merah membantu mengurangi tingkat insulin dalam darah. Protein melepaskan hormon yang berfungsi sebagai penghenti rasa lapar. Artinya, membantu mengurangi rasa lapar yang terus-menerus. Kandungan serat juga membantu dalam menunda rasa lapar.

Mengobati anemia
Bayam merah memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Hal ini sangat bermanfaat untuk perkembangan aliran darah. Konsumsi rutin bayam merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan menjernihkan darah sehingga meningkatkan aliran darah secara alami. Oleh karena itu, bayam merah sangat bagus dikonsumsi penderita anemia.

Memperbaiki fungsi ginjal
Penelitian mengungkapkan makan bayam merah secara teratur dapat meningkatkan fungsi ginjal, terutama karena kandungan seratnya yang tinggi. Makan bayam merah akan membantu mengeluarkan racun dari tubuh Anda.