Biosecurity Pencegah Penyakit Ayam yang Ampuh

Penyakit flu burung selalu menjadi ancaman bagi ternak yang berjenis unggas. Sebab, tidak hanya kerugian ratusan juta, tetapi juga ketakutan penularan pada manusia. Meski tidak hanya untuk flu burung, mencegah penyakit ayam dengan pendekatan biosecurity sangat penting dilakukan.

penyakit ayam
Foto: Dok. Pertanianku
Biosecurity merupakan tindakan preventif mencegah penyakit ayam terjadi pada unggas-unggas peliharaan. Umumnya, biosecurity sudah banyak diterapkan pada peternakan skala besar lebih ketat lagi pada usaha pembibitan.

Pada peternakan ayam besar, penerapan biosecurity sangat ketat, yang sangat terkontrol kontak antara ayam dan dunia luar. Pertanyaannya adalah apakah biosecurity bisa diterapkan pada ternak ayam skala kecil seperti ternak ayam pelung? Jawabannya bisa.

Berikut beberapa tips pencegahan penyakit ayam dengan pendekatan biosecurity pada ayam pelung.

Jangan mencampur antara ayam baru dan ayam lama
Biasanya jika kita menambah koleksi ayam pelung baru, kita langsung menjadikannya dalam satu kandang, atau diletakkan dalam satu area yang berdekatan. Jika ayam baru sehat, tidak masalah. Namun, jika ternyata membawa penyakit, bisa menular ke ayam yang lain. Dengan pendekatan biosecurity, ayam baru perlu dikarantina terlebih dahulu sampai beberapa hari sehingga dipastikan sehat saat dicampur dengan ayam lain.

Menjaga kebersihan kandang secara teratur
Kotoran ayam berpotensi besar menjadi sarang penyakit. Karena itu, kotoran ayam dalam kandang harus selalu dibersihkan secara periodik. Waktunya tergantung situasi, bisa setiap hari atau beberapa hari sekali. Penting juga dilakukan penyemprotan kandang dengan desinfektan atau fungisida, tapi jangan sampai mengenai pakan atau ayam.

Mencegah masuknya hewan-hewan lain masuk ke kandang
Hewan-hewan seperti kucing, anjing, burung liar, tikus, dan hewan pengganggu lainnya berpotensi menjadi penyebar penyakit pada ayam. Hindarkan mereka masuk ke kandang.

Tempatkan makanan ayam pelung pada wadah yang tertutup
Baca Juga: Cara Paling Tepat Merawat DOC Ayam Broiler
Hewan-hewan seperti tikus suka memakan makanan ayam. Saat makan, tidak jarang mereka kencing atau buang kotoran pada makanan ayam. Makanan ayam yang tercemar ini bisa berakibat fatal bagi ayam.

5.. Tingkatkan pemberian makanan yang bergizi dan banyak vitamin

Ayam yang sehat dan mendapatkan asupan gizi yang cukup lebih tahan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, perlu diberikan suplemen makanan bergizi dalam jumlah cukup dan berimbang.

Ingin Aman? Lakukan Langkah Ini Ketika Memasak Daging Ayam

Pertanianku — Makanan yang dibuat dan diolah dari ayam pedaging menjadi penyebab dari berbagai penyakit dan kematian karena keracunan dibanding jenis makanan lainnya. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan beberapa hal ketika memasak daging ayam agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

memasak daging ayam
Foto: Pixabay
Dilansir dari Fox News, hal ini diperkuat data yang dikeluarkan oleh Centers for Disease Control (CDC) yang menyebut bahwa 12 persen dari kasus keracunan makanan di Amerika Serikat disebabkan oleh ayam. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan memerhatikan bahwa ayam benar-benar disiapkan dengan baik ketika dimasak.

Selalu bersihkan alat dapur
Menggunakan alat masak secara bersamaan ketika memasak ayam dan bahan lain dapat menyebabkan bakteri dan virus yang dikandungnya menyebar, terutama pada ayam yang dapat dimasak. Selalu pastikan untuk mencuci pisau, piring, atau benda lain setelah digunakan untuk menyiapkan ayam.

Lebih baik lagi jika menggunakan alat yang benar-benar berbeda agar tidak terjadi perpindahan bakteri dan virus ini. Namun, jika memang jumlah alat terbatas, pastikan untuk selalu mencucinya terlebih dahulu.

Jangan cuci ayam
Sebaiknya jangan cuci ayam terlebih dahulu sebelum dimasak karena itu tidak akan membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Cara terbaik untuk membunuh bakteri dalam ayam adalah memanaskannya dalam jangka waktu tertentu. Mencuci ayam terutama di wastafel sebelum dimasak dapat menyebarkan bakterinya sesuai arah percikan air. Bahkan, bakteri dapat menempel ke tangan dan baju orang yang sedang menyiapkan makanan.

Buang dan bungkus sampah hati-hati
Usai menyiapkan makanan tadi, pastikan untuk menyisihkan sampah dari ayam tadi. Selain itu, pastikan juga tidak ada yang tercecer, baik dalam bentuk potongan maupun cairan. Bungkus sampah tadi dan pastikan benar-benar tertutup dengan sempurna. Selanjutnya, cuci bersih berbagai alat makan yang sudah digunakan.

Pastikan kematangan daging
Baca Juga: 8 Herbal Ini Ampuh Meringankan Peradangan Sendi
Ayam tidak matang merupakan penyebab utama dari keracunan makanan. Jika daging ayam terlihat masih pink, itu tandanya belum matang. Cara lain untuk memastikannya adalah dengan menggunakan termometer. Tentu saja termometer yang digunakan adalah yang khusus untuk makanan.

Jika tidak habis, langsung masukkan kulkas
Jika daging ayam yang dimasak tadi tidak langsung habis dalam sekali makan, harus langsung disimpan. Setidaknya jika dua jam setelah dimasak, daging masih belum habis juga harus langsung disimpan.

Daging sisa ini juga tidak boleh disimpan secara sembarangan. Sebaiknya, masukkan daging ayam tadi ke kulkas dan jangan lupa untuk menutup terlebih dahulu daging tadi dengan plastik atau penutup lainnya.

Empat hal tadi setidaknya harus diperhatikan ketika memasak ayam agar virus dan bakteri yang mungkin ada di dalamnya tidak tersebar.

Manfaat Menakjubkan Bayam Merah untuk Kesehatan

Manfaat bayam hijau cukup dikenal karena sangat baik untuk kesehatan. Namun, banyak yang masih belum tahu kalau manfaat bayam merah juga tidak kalah menakjubkan dari bayam hijau.

manfaat bayam merah
Foto: Google Image
Dilansir dari laman Boldsky, bayam merah merupakan salah satu di antara beberapa varietas bayam. Bayam merah adalah sumber nutrisi yang baik dan bisa digunakan untuk tujuan pengobatan. Sayuran ini memiliki cairan merah di batangnya yang membuat batang dan daun terlihat merah.

Manfaat nutrisi bayam merah bukan hanya baik untuk kesehatan, melainkan juga untuk kulit dan rambut. Selain itu, bayam merah juga sangat bagus dikonsumsi bagi Anda yang sedang diet. Bayam merah hanya mengandung 51 kalori energi dan rendah lemak.

Selain itu, bayam merah mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh seperti karbohidrat, serat makanan, protein, sodium, fosfor, kalsium, zat besi, vitamin A, dan vitamin C. Bayam merah yang kaya akan kalsium dan niasin bisa dimasukkan dalam menu diet harian Anda. Selain itu, bisa pula dijadikan sup yang berkhasiat untuk menambah kalsium. Berikut beberapa manfaat bayam merah bagi kesehatan.

Melancarkan pencernaan
Kandungan serat dalam bayam merah sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu mengatur gerakan usus dengan membersihkan usus besar. Bayam merah dapat meningkatkan proses pencernaan dan meningkatkan kesehatan usus besar Anda. Selain itu, membantu menghilangkan konstipasi dan mencegah kanker usus besar, diabetes, dan kolesterol.

Mengobati kanker
Bayam merah mengandung asam amino, zat besi, fosfor, vitamin E, potasium, vitamin C, dan magnesium yang bekerja sama membasmi pertumbuhan sel kanker. Penelitian mengungkap anti-oksidan dalam sayuran inj juga menjadi faktor utama dalam mencegah timbulnya kanker. Mengonsumsi bayam merah secara teratur dapat membantu mencegah diri dari kanker.

Membantu menurunkan berat badan
Baca Juga: Kale, Sayuran Super yang Punya Manfaat Menakjubkan
Inilah alasan mengapa bayam bisa dijadikan menu diet. Kandungan protein dalam bayam merah membantu mengurangi tingkat insulin dalam darah. Protein melepaskan hormon yang berfungsi sebagai penghenti rasa lapar. Artinya, membantu mengurangi rasa lapar yang terus-menerus. Kandungan serat juga membantu dalam menunda rasa lapar.

Mengobati anemia
Bayam merah memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Hal ini sangat bermanfaat untuk perkembangan aliran darah. Konsumsi rutin bayam merah dapat meningkatkan kadar hemoglobin dan menjernihkan darah sehingga meningkatkan aliran darah secara alami. Oleh karena itu, bayam merah sangat bagus dikonsumsi penderita anemia.

Memperbaiki fungsi ginjal
Penelitian mengungkapkan makan bayam merah secara teratur dapat meningkatkan fungsi ginjal, terutama karena kandungan seratnya yang tinggi. Makan bayam merah akan membantu mengeluarkan racun dari tubuh Anda.